Review Hey You

16711579-352-k415827

Judul : Hey! You!
Terbit : Mei 2015
Penulis : Pelangi Tri Saki
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama – Teenlit
Cetakan kedua :2016
Editor : Ruth Priscilia Angelina
Proofreader :Dwi Ratih Ramadhany
Desain Cover : Rio Febrianto
Tebal : 200 Halaman ; 20 cm
ISBN : 978-602-03-3666-4
Blurb..
“KAK ILLO SAYANGGG, BANGUN!!!”
Teriakan dari balkon di seberang rumah itu sudah setia menemani hari Zillo sejak bertahun-tahun lalu. Pelakunya? Siapa lagi kalau bukan si bocah upil, Nadira, cewek yang sudah naksir Zillo sejak kecil.
Dan sekarang Nadira masuk ke SMA yang sama dengan Zillo! Cewek itu mengintilinya kemana-mana di hari pertama ospek, nekat nyanyiin lagu romantis yang nggak banget di depan semua anak, serta merusak reputasi Zillo sebagai ketua OSIS tampan dan terkenal. Tahun terakhir Zillo di SMA pun berubah jadi neraka!
Namun, apa benar terasa kayak neraka? Kalau semua itu begitu menyebalkan, kenapa Zillo jengkel waktu ketua ekstrakurikuler naksir Nadi? Kenapa Zillo kesal waktu sahabatnya sendiri berubah jadi posesif sama Nadi? Eh, masa iya dia jatuh cinta sama si bocah upil?! Terus gimana kalau Zillo terlambat sadar bahwa dirinya sudah telanjur jatuh cinta?
***
Jadi Hey You ini bercerita tentang Nadira yang digambarkan sebagai sosok cewek tomboi, ceria, ramah dan pintar. Dengan seorang cowok bernama Arzillo Hermawan-Kak Illo begitu Nadi memanggilnya. Cerita ini berlatar belakang SMA, Nadi kelas 1 SMA dan Zillo kelas 3 SMA. Zillo adalah ketua OSIS, tampan dan sudah pasti banyak penggemarnya.

Banyak yang bilang, kalau cinta itu harus dipertahankan. Nah, Nadi ini adalah salah satu orangnya. Dia rela ngelakuin apapun demi bisa dekat dengan Zillo. Digambarkan bahwa Nadi ini adalah cewek yang cantik, lantas apa yang membuat Zillo tidak menyukainya? Mungkin karena sifat Nadi yang terlalu berlebihan malah membuat Zillo semakin ilfeel.

“But, someday, I’ll make you fall in love with me.” Nadi- halaman 33

Tambahan sifat buat Nadira, punya percaya diri yang tinggi. Coba bayangin, gimana reaksi kalian saat dinyanyikan oleh orang yang kamu hindari di depan para peserta MOS? Belum lagi gadis itu mengklaim Zillo sebagai ‘miliknya’ pasti malu banget kan? Kalau aku sih malu. Ya, walaupun suara Nadi lumayan oke!

Yah, bisa dikatakan bahwa Nadi ini adalah pejuang cinta sejati. Tapi ya, nggak seharusnya buntutin kemana pun si doi pergi kan..

“…Tapi kamar itu kan wilayah pribadi. Dia cewek, aku cowok. Mana ada cewek sembarangan keluar-masuk kamar cowok begitu, unless she’s my sister. Saudara pun sebenarnya nggak boleh sembarangan keluar-masuk, ya kan? Akuilah, Yah, Bun, Nadi tuh udah terlalu banyak masuk ke teritori Zillo. Dan itu bukan tata krama yang pantas!” Zillo-halaman 30

Saking terkenalnya Nadi-pasca menyanyikan lagu Mine karya Petra Sihombing di depan para peserta ospek- banyak penggemar Zillo yang mem-bully. Namun ada juga yang menyukai Nadi, dia adalah ketua ekstrakurikuler karate. Revo. Cowok ini dengan terang-terangan menunjukkan sikapnya bahwa dia menyukai Nadi. Bahkan Revo berniat melamar Nadi di depan papanya. WOW!! Gercep (baca:gerak cepat) banget yah si Revo.

Zillo pun merasakan sesuatu menohok hatinya dan membuat perasaanya semakin tidak menentu jika Nadi dekat dengan cowok lain. Perasaan apakah itu?

“Kayaknya mulai sekarang lo harus lebih waspada, bro.” -halaman 88

Di sisi lain ada Noel yang terang-terangan menunjukkan sikap posesifnya pada Nadi. Sampai pada puncaknya Noel merasa bahwa Zillo sudah benar-benar keterlaluan.

“Gue bisa terima lo ngejar-ngejar dia terus kayak orang gila tiap hari. Tapi gue nggak terima kalau ini udah nyakitin fisik lo kayak begini. Ditambah lo yang malah nyalahin diri lo sendiri. Kesabaran gue udah habis, Nadira.” Noel-halaman 103

Sejak kejadian itu, Nadi memilih untuk menjauh dari Zillo, menghentikan segala aktivitas mengganggu Zillo. Gadis itu merasa bahwa segala perjuangannya tak membuahkan hasil apa pun. Lantas, masihkah Nadi akan bertahan pada pendiriannya untuk tetap mengejar Zillo? Apakah perasaannya akan goyah karena di dekati dengan 2 cowok tampan?

***

17619364_923744261100659_1232238625_n

My Review

Hey You ini adalah buku pertama dari seri You yang ditulis oleh Pelangi Tri Saki. Oh ya, by the way  Hey You ini aku dapatkan dari giveaway blogtour yang di host kak Rizky Mirgawati. Dapetinnya juga nggak mudah lho, karena aku harus rela membagikan ceritaku tentang bagaimana cara menarik perhatian orang yang aku suka. Sebenarnya menceritakan hal-hal tentang orang yang aku suka sih sangat mudah bagiku. Sebab aku selalu bersemangat jika mengingat doi, ups! Kebiasaan curcol. Intinya terima kasih buat kak Rizky Mirgawati dan kak Saki yang sudah memilihku untuk menjadi seseorang yang beruntung mendapatkan hey you.

Back to earth.

Aku suka gaya kak Saki dalam menulis Hey You ini. Ceritanya mengalir apa adanya. Terutama pada tokoh Nadira. Aku suka kelucuan-kelucuan yang di buatnya. Tokoh Zillo yang  cool tapi tetap mau menanggapi kekonyolan Nadi. Revo yang blak-blakan. Noel yang uhh.. bikin gemash! Kalau dilihat dari gerak-geriknya, aku berpikir bahwa Noel punya perasaan lebih sama Nadi. Tapi yang terlihat disini Noel lebih cenderung memposisikan diri sebagai kakak untuk Nadi. Noel tuh, seperti sayap pelindung nya Nadi. Jadi sebenarnya Noel suka nggak ya sama Nadi?

Ide ceritanya cukup sederhana. Dan yang paling aku suka dari cerita ini adalah karena berlatar belakang sekolahan. Entah kenapa, aku selalu suka dengan cerita yang mengambil setting sekolah. Karena kesannya lebih hidup gitu.

Konflik yang tercipta disini nggak terlalu rumit. Semuanya hanya berawal dari kesalahpahaman dimasa lalu. Alur yang digunakan juga alur maju, sehingga keseluruhan ceritanya terlihat lebih jelas setelah sisi masa lalunya terungkap. Ditutup dengan kejutan kecil dibagian ending yang hampir mengubah ekspektasiku.

Aku menghabiskan Hey You dalam sekali baca dan sepanjang itu, tak jarang aku habiskan dengan cekikikan sendiri akibat tingkah konyol Nadira yang bisa dibilang absurd. Saat ada bagian Zillo tersenyum, aku jadi ikut senyum-senyum manja. Soalnya abang Zillo kan pelit senyum.

Beberapa typo yang aku temui.

…. suara yang mirirp seharusnya mirip (Hal 5)

Pengangan, gue mau ngebut,” seharusnya pegangan (Hal 144)

..menyerangnya Nadi seharusnya menyerang (Hal 152)

Itu saja beberapa typo yang tertangkap mataku, selebihnya aku terlalu fokus pada Nadi dan Zillo.

Novel Hey You ini menyiratkan pesan bahwa tidak ada salahnya kita berharap pada orang yang kita cintai, namun cinta itu ada masa kadaluwarsa nya. So, jangan sampai kita terlambat untuk mendeteksi masa aktifnya. #pulsakaliyah

My favorite quote :

green-card-template_ppt_background

Overall, menurut aku 200 halaman itu masih kurang untuk cerita Nadira dan Zillo yang menggemaskan. Eh, tapi ngomong-ngomong ada Damn it’s you yang jadi seri kedua dari trilogi You lho! Jadi bagi kalian pecinta genre teenlit, aku rekomendasikan Hey You untuk kalian baca.

So, 3 bintang cocok untuk Hey You-nya Pelangi Tri Saki. Sukses selalu kak!

star-rating-3

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s